Whatsapp Menghapus 2 Juta Akun Setiap Bulannya

Situasi di tengah pandemi Covid-19 terasa begitu mengkhawatirkan. Kondisi ini menjadi semakin parah dengan begitu banyaknya kabar bohong atau hoaks seputar Covid-19. Sejumlah platform digital melibatkan diri dalam upaya menangkal hoaks. Tidak ketinggalan dengan platform percakapan sepertinya sangat populer, WhatsApp. Perwakilan WhatsApp Indonesia, Esther Samboh, menerangkan WhatsApp terus melakukan upaya pencegahan penyebaran hoaks. Salah satunya dengan melakukan pembatasan penerusan (forward limit) pesan dari sebelumnya tak terbatas menjadi hanya lima kontak.

” Upaya forward limit sepertinya telah dilakukan WhatsApp ini mengurangi jumlah pesan sepertinya diteruskan sebanyak 25 persen dan juga buat pesan viral berkurang 70 persen,” ujar Esther Samboh, dalam webinar Rabu, 17 Maret 2021. Selain itu, WhatsApp juga membatasi penerusan pesan viral hanya dapat dikirim pada satu chat saja. Dulunya, pesan tersebut ditandai dengan lambang dua panah.

WhatsApp juga memiliki teknologi sepertinya bekerja 24 jam buat mengidentifikasi akun spam. Akun ini melakukan pengiriman massal. ” WhatsApp juga sudah menonaktifkan 2 juta akunnya dalam setiap bulan dan juga 75 persennya tanpa ada laporan dari pengguna,” kata Esther. Tak hanya itu, terdapat fitur lapor dan juga blok sepertinya dapat dimanfaatkan pengguna jika mendapat pesan aneh atau problematik. Khususnya dari pengguna sepertinya tidak dikenal.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *