Mengenal Aplikasi untuk Menjaga Data pada Ponsel, Google Authenticator!

Mengenal Aplikasi untuk Menjaga Data pada Ponsel, Google Authenticator! – Seperti yang kita ketahui Keamanan data pribadi agar tidak terjadi peretasan, terutama di ponsel sangat penting. Terlebih hampir semua aktivitas sehari-hari tidak bisa lepas dari ponsel.

Seperti berkomunikasi, transaksi perbankan, hingga data pekerjaan juga banyak menggunakan ponsel. Kita harus hati hati menggunakannya. Berikut Cara Melindunginya Untuk mencegah data pribadi kita dicuri atau diambil oleh oknum tidak bertanggung jawab, penting untuk melindungi data yang ada di dalam ponsel.

Salah satu sistem proteksi yang dipilih banyak orang yakni Google Authenticator. Apa itu Google Authenticator? Google Authenticator adalah aplikasi keamanan gratis yang dapat melindungi akun Anda dari pencurian kata sandi. Aplikasi ini mudah dioperasikan dan dapat melindungi akun penggunanya dengan otentifikasi dua faktor (2FA).

Aplikasi 2FA bekerja dengan mengeluarkan kode otentikasi di ponsel Anda ketika seseorang mencoba mengakses akun. 2FA pada Google Authenticator memungkinkan penggunanya untuk memindai kode QR yang dibuat oleh aplikasi di perangkat terpisah atau dengan memasukkan kode kunci.

Proses ini dinilai mudah dilakukan, kecuali Anda harus memindahkan aplikasi ke ponsel baru. Sebab, 2FA menggunakan kunci keamanan yang dikhususkan untuk setiap perangkat keras, Anda tidak dapat begitu saja memasang ulang Google Authenticator di ponsel baru Anda dan menggunakannya untuk masuk.

Sebagai gantinya, Anda harus mentransfer kunci tersebut ke aplikasi baru Anda. Umumnya, perlindungan ini ada pada layanan populer seperti Gmail, Facebook, Twitter, Instagram, dan lainnya. Aplikasi ini sudah tersedia untuk perangkat dengan sistem operasi Android maupun iOS.

  1. Unduh Google Authenticator dari Apple App Store atau Android Google Play store. Aplikasi ini gratis.
  2. Siapkan verifikasi dua langkah di akun Google Anda. Masuk ke akun Google dan pilih “Security and Sign-In”. Pilih “Two-Step Verification”, lalu scroll ke bawah untuk memilih opsi “Authenticator app”.
  3. Pilih jenis ponsel Anda, Android atau iPhone.
  4. Buka aplikasi Google Authenticator di ponsel.
  5. Pada bagian bawah layar ponsel, muncul 2 opsi yakni “Scan barcode” dan “Manual Entry”. Pilih lah salah satu opsi yang diberikan. Untuk pilihan “Scan barcode”, berarti Anda harus mengunduh pemindai QR code dari PlayStore/AppStore dan mengarahkan ponsel ke QR kode pada layar komputer Anda untuk memverifikasi koneksi Google Authentiator dengan akun Anda. Sedangkan untuk opsi “Manual Entry” artinya Google akan mengirimi Anda kode 16 digit ke alamat email. Masukan kode itu untuk menyelesaikan proses verifikasi.
  6. Selanjutnya aktifkan menjadi “Time Based”, untuk memastikan kode yang Anda masukkan selaras dengan pembuatan kode sandi terbaru Authenticator.
  7. Proteksi keamanan pun sudah selesai. Sekarang, setiap kali pengguna akan masuk ke akun yang telah dihubungkan dengan Google Authenticator, maka akun tersebut akan meminta penggunanya untuk memasukkan kode verifikasi 6 digit.
    Perlindungan Google Authenticator Adapun pengguna kini cukup hanya membuka aplikasi Google Authenticator dan aplikasi akan membuat kode baru yang diacak untuk Anda masukkan. Lebih lanjut, apabila penggunanya tetap masuk, maka ia tidak perlu melalui proses 2FA selama setiap proses masuk. Selain itu, ketika Google Authenticator sudah aktif, pengguna tidak hanya dilindungi dengan otentifikasi dua faktor, tetapi dengan keamanan tambahan dari kode pengautentifikasi 6 digit Google.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *