Bali Simulasikan Kesiapsiagaan Hadapi Gempa dan Tsunami

Bali Simulasikan Kesiapsiagaan Hadapi Gempa dan Tsunami – Tsunami PD-3.1 Tanggal 26-04-2021 jam 09.20 WIB berdasarkan pengamatan muka air laut, tsunami telah terdeteksi lokasi di Benoa 8.77 dan 115.22 waktu 09.18 WIB dengan ketinggian 7 meter. Tsunami dan sekitaran Badung Pantai Kuta dan Kuta Selatan status Awas agar semua masyarakat dievakuasi secara menyeluruh. Informasi dari BMKG,” demikian ujar petugas berseragam BPBD tersebut.

Mengonfirmasi informasi itu, Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono. Daro simulasi saat peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana. “Ini simulasi tsunami dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana yang diperingati 26 April,” ujar Daryono. Dia mengatakan, merupakan bagian acara simulasi tsunami yang diadakan oleh BPBD Bali pada 26 April 2021.

Bali memiliki kerawanan bencana gempa bumi dan gelombang tsunami. Sedikitnya 153 desa di kawasan pesisir di Bali dikategorikan kawasan rawan bahaya gelombang tsunami. Untuk itu, kesiapsiagaan para pemangku kepentingan dan seluruh masyarakat menghadapi bencana harus tetap dijaga dan ketangguhan menghadapi risiko bencana harus ditingkatkan.

Terkait upaya menjaga kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali dan jajaran BPBD di Bali, Senin (26/4/2021), menggelar latihan dan simulasi untuk memastikan pelaksanaan prosedur operasi standar diseminasi informasi gempa bumi dan sistem peringatan dini tsunami. Simulasi kesiapsiagaan di Bali, Senin (26/4), itu digelar bertepatan dengan peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2021 tiap 26 April.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *