Tampil di Liga Champions 2021-2022, Bagaimana Nasib Juventus di Liga Italia?

Tampil di Liga Champions 2021-2022, Bagaimana Nasib Juventus di Liga Italia? – Juventus berpotensi tetap tampil di Liga Champions 2021-2022. Hal itu setelah Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) menangguhkan hukuman kepada Juventus, Real Madrid dan Barcelona terkait keikutsertaan mereka di pertandingan Liga Super Eropa.

“Menyusul pembukaan proses disipliner terhadap Barcelona, Juventus dan Real Madrid perihal potensi pelanggaran kerangka hukum UEFA, sehubungan dengan apa yang disebut proyek ‘Liga Super’, Badan Banding UEFA memutuskan menunda proses hukum sampai waktu yang ditentukan,” tulis pernyataan UEFA.

Menurut laporan, Kementerian Hakim Swiss menyebut UEFA tidak berhak mencoret Barcelona, Real Madrid dan Juventus dari Liga Champions (hukuman yang berpotensi dijatuhkan UEFA kepada tiga klub itu karena tampil di Liga Super Eropa).

Sebab, dalam pandangan Kementerian Hakim Swiss, tidak ada satu pun peraturan yang dilanggar Barcelona, Juventus dan Real Madrid. Kementerian Hakim Swiss turun tangan setelah hakim asal Spanyol, Manuel Ruiz de Lara, membawa kasus ini ke pengadilan Uni Eropa. Waktu itu Manuel Ruiz de Lara mengatakan UEFA dan FIFA mengeluarkan ancaman kepada Barcelona, Juventus dan Real Madrid karena ingin memonopoli sepakbola.

Karena itu, Juventus, Real Madrid dan Barcelona hampir pasti tampil di Liga Champions 2021-2022. Lantas, bagaimana dengan nasib Juventus di Liga Italia 2021-2022? Sebelumnya, presiden FIGC, Gabriele Gravina, mengeluarkan pernyataan tegas perihal keikutsertaan Juventus di pertandingan Liga Super Eropa.

Gravina mengatakan pada medio Mei 2021, jika Juventus belum mundur dari Liga Super Eropa hingga 21 Juni 2021, mereka akan dicoret dari Liga Italia 2021-2022. “Mereka yang merasa harus berpartisipasi dalam kompetisi yang tidak diizinkan FIGC, FIFA dan UEFA akan kehilangan afiliasi mereka. Aturan ini berlaku untuk lisensi nasional,” kata Gravina mengutip dari Marca.

“Jelas, jika hingga 21 Juni sebuah tim ingin tampil di kompetisi yang bersifat pribadi (Liga Super Eropa), mereka takkan diizinkan tampil di kompetisi kami,” lanjut Gravina. Jika UEFA saja tidak berani mencoret Juventus, apa mungkin FIGC berani melakukan langkah ekstrem (pencoretan) tersebut? Besar kemungkinan, FIGC tidak berani melakukannya sehingga Juventus berpotensi ambil bagian di Liga Italia 2021-2022.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *