Pelatih Madura United Rahmad Darmawan Nilai Sepakbola Bisa Tingkatkan Imun

Pelatih Madura United Rahmad Darmawan Nilai Sepakbola Bisa Tingkatkan Imun – Manajer Madura United Rahmad Darmawan yang akrab disapa Coach RD menilai bergulirnya kompetisi sepak bola Liga 1 2021 bisa meningkatkan imun para suporter yang pastinya terhibur dengan tontonan yang telah lama mereka nantikan.

“Sepak bola itu bisa meningkatkan imun suporter. Bayangkan, banyak yang menanti bergulirnya kompetisi ini. Kita sesungguhnya dapat melangsungkan kompetisi atau hidup berdampingan dengan wabah,” katanya, dikutip dari laman resmi klub, Kamis (29/7/2021).

Tentu saja, gelaran Liga 1 2021 tetap dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penyebaran COVID-19, sebagaimana pada Piala Menpora. Menurut dia, para suporter bakal terhibur dengan adanya sajian olahraga yang banyak penggemarnya itu, di tengah upaya pemerintah yang menekan mobilitas masyarakat agar bisa membuat kembali landai penyebaran wabah COVID-19.

Mantan Pelatih Tira-Persikabo itu meyakini kompetisi bisa bergulir lantaran berkaca terhadap ketatnya protokol kesehatan dalam gelaran turnamen Piala Menpora 2021, salah satunya setiap akan memasuki stadion harus menjalani tes swab antigen.

Ditambah lagi, Coach RD menyampaikan saat ini semua pelaku sepak bola sudah menjalani vaksinasi yang kedua, mengingat vaksinasi tersebut sudah dimulai sejak turnamen pramusim Juru taktik yang pernah menangani Tim Nasional (Timnas) Indonesia ini juga membandingkan dengan sepak bola di Eropa yang sudah bisa dihadiri suporter, bukan sebatas dapat menyelenggarakannya.

“Harusnya kami sudah bisa menyelenggarakan kompetisi. Ini juga bisa jadi contoh bagaimana menggelar pertandingan dengan protokol kesehatan yang ketat,” kata pelatih asal Lampung itu. Seperti diketahui, Liga 1 sudah terhenti sejak Maret 2020 lalu, kemudian PSSI bersama PT Liga Indonesia Baru (LIB) bersepakat untuk kembali menggelar kompetisi Liga 1 2021 pada Juli ini. Namun, seiring kebijakan PPKM, kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia itu diundur hingga pertengahan Agustus 2021.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *