5 Alasan Barcelona Bisa Kalahkan Real Sociedad Tanpa Lionel Messi

5 Alasan Barcelona Bisa Kalahkan Real Sociedad Tanpa Lionel Messi – Barcelona akan lepas landas di pentas La Liga musim 2021/22 pada Senin (16/8/2021) dini hari nanti. Pada pertandingan yang digelar di Camp Nou tersebut, pasukan Ronald Koeman bakal bertemu dengan Real Sociedad.

La Liga sendiri sudah dimulai sejak hari Sabtu kemarin dengan sajian pertandingan antara Valencia vs Getafe. Pertandingan berjalan sengit hingga menghasilkan kartu merah buat masing-masing kubu, dan Valencia keluar sebagai pemenang dengan skor 1-0.

Rival bebuyutan Barcelona, Real Madrid, sudah memulai langkahnya lebih dulu pada Minggu (15/8/2021) dini hari tadi. Mereka berhasil mengalahkan Alaves 4-1 berkat aksi Karim Benzema, Nacho dan Vinicius Junior. Barcelona sepertinya akan mengikuti langkahnya. Ada 5 alasan yang membuat klub berjuluk Blaugrana itu bisa mengalahkan Real Sociedad.

Era Baru Tanpa Lionel Messi
Ini adalah musim pertama Barcelona tidak diperkuat mantan bintangnya, Lionel Messi, selama hampir dua dekade terakhir. Seperti yang diketahui, Barcelona tidak mampu memperpanjang kontrak peraih enam trofi Ballon d’Or tersebut. Alasannya adalah karena Barcelona tersangkut regulasi salary cap yang dibuat La Liga.

Jika Messi diikat dengan kontrak baru, Barcelona terancam tidak bisa mendaftarkan rerkrutan barunya seperti Memphis Depay dan Sergio Aguero. Barcelona memilih move on. Cepat atau lambat, mereka akan ditinggal oleh Messi. Namun mungkin, mereka beserta pecinta sepak bola dunia tidak menyangka kejadiannya bisa secepat dan semengejutkan ini.

Memphis Depay Bisa Jadi Tumpuan
Taji Memphis Depay cukup terlihat dalam beberapa bulan terakhir. Baik di pentas Euro 2020 ketika memperkuat Timnas Belanda dan juga dalam masa pra-musim Barcelona yang notabene tim barunya. Di Euro 2020, Depay menghasilkan dua gol dan satu asis yang berhasil membantu Die Oranje melewati fase grup.

Dia juga memghasilkan tiga gol dari empat pertandingan di masa pra-musim, salah satunya bahkan bersarang di gawang Juventus. Bukti kualitasnya juga terlihat jelas ketika masih membela Olympique Lyon musim lalu, dengan torehan 22 gol dan 12 asis dari 40 penampilan. Harapan besar disematkan kepada pria berumur 27 tahun itu untuk mengisi kekosongan Messi.

Pra-musim yang Nyaris Sempurna
Barcelona melakoni lima laga pra-musim, dimulai pada 22 Juli lalu dengan Gimnastic sebagai lawannya dan diakhiri Joan Gamper Trophy akhir pekan kemarin menghadapi raksasa Italia, Juventus. Rekornya adalah Barcelona meraih empat kemenangan dan satu kekalahan yang datang dari RB Salzburg dengan skor tipis 1-2.

Pertandingan melawan Juventus mampu mereka menangi dengan skor telak 3-0. Secara keseluruhan, Barcelona menghasilkan 14 gol dan hanya kebobolan sebanyak tiga kali saja. Catatan ini menjanjikan, dan bisa menjadi modal penting buat kepercayaan diri Sergio Busquets dkk untuk menghadapi Sociedad.

Start Selalu Mulus
Start Barcelona dalam empat dari lima musim terakhir sangat mulus. Hanya kekalahan atas Athletic Bilbao di musim 2019/20 yang menjadi catatan buruk dalam torehan bagusnya tersebut. Selain kekalahan di atas, Barcelona hampir selalu meraih tiga poin dalam pertandingan perdananya pada satu musim La Liga dengan kemenangan telak.

Di musim 2016/17, mereka mengalahkan Real Betis dengan skor 6-2. Betis kembali korban di musim berikutnya dengan skor 2-0. Lalu, di musim 2018/19, Barcelona mengalahkan Alaves 3-0. Dan pada musim kemarin, mereka berhasil menghajar Villarreal empat gol tanpa balas.

Bukan Lawan yang Sepadan
Real Sociedad bisa disebut sebagai lawan yang tidak sepadan buat Barcelona. Paling tidak, catatan lima pertemuan terakhir antara kedua tim bisa menjadi buktinya. Barcelona mengantongi tiga kemenangan dari lima pertemuan terakhir dan tidak menelan kekalahan sama sekali.

Tatap muka paling baru terjadi pada akhir bulan Maret, di mana Barcelona keluar sebagai pemenang dengan skor telak 6-1. Tanpa menghitung gol Messi saja, Barcelona tetap mampu memenangkan pertandingan dengan skor 4-1. Sergino Dest, Antoine Griezmann, dan Ousmane Dembele menjadi dalang di balik kemenangan tersebut.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *