5 Penyebab Tanaman Cabai Layu

5 Penyebab Tanaman Cabai Layu – Menanam cabai sebenarnya hal yang mudah. Namun tetap saja, ada beberapa masalah yang kadang timbul. Seperti tanaman cabai yang menjadi layu, dengan buah dan daunnya yang berkerut-kerut dan tak lagi nampak segar. Beberapa orang mengira layunya cabai ini karena kekurangan air, sehingga mereka akan dengan segera menyirami tanaman cabai dengan sejumlah takaran air.

Hal ini tentu saja berbahaya, karena salah satu penyebab layunya tanaman cabai justru karena kebanyakan asupan air. Jadi untuk menangani tanaman cabai yang layu, periksa dulu penyebab yang melatarbelakanginya. Penyebab tanaman cabai layu Dilansir dari Bountiful Gardener, ada beberapa penyebab tanaman cabai yang sudah disirami dan dipupuk dengan rutin menjadi layu. Berikut ini adalah beberapa penyebabnya :

  1. Terpapar matahari terlalu lama dan terlalu sering
    Tanaman cabai bisa layu jika ditanam di area yang terpapar matahari terlalu sering dan terlalu lama. Ketika Anda melihat tanaman cabai hanya layu hanya di siang hari, maka bisa jadi hal itu terjadi karena tanaman tak kuat berada di bawah sinar matahari terlalu lama. Meski kondisi tanah masih lembab, namun tanaman bisa tetap layu karena terkena paparan matahari. Asupan air dari akar yang menjalar ke batang dan daun akan lebih cepat habis menguap karena sinar matahari.
  2. Tanaman kekurangan air
    Coba cek kondisi tanah dengan memasukkan jari sedalam 1 hingga 2 cm. Jika tanah terasa kering, berarti penyebab tanaman cabai layu adalah karena kekurangan air. Untuk tanaman cabai yang tengah berbuah, selalu jaga tanahnya selalu lembab namun tidak tergenang air.
  3. Tanaman terlalu banyak air
    Tanaman cabai yang sudah dewasa tak tahan dengan genangan air. Jadi ketika Anda melihat tanah media tanam cabai selalu basah, bisa jadi itu adalah penyebab tanaman menjadi layu. Jika tak segera diatasi, maka akar akan membusuk karena tergenang air. Ketika akar mati, maka daun yang layu akan menjadi kering kemudian mati.
  4. Kebanyakan pupuk
    Kebanyakan pupuk juga bisa membunuh tanaman cabai. Tanda awalnya, daun dan batang akan berkerut dan layu. Jumlah pupuk yang terlalu banyak juga akan merusak akar. Ketika akar rusak, maka seluruh bagian tanaman juga akan ikut mati.
  5. Terserang hama atau jamur
    Serangan kutu daun juga bisa membuat tanaman cabai layu. Terlebih di musim kering dan panas kemarau, serangan kutu daun akan membabi buta dan bisa menyebabkan tanaman cabai terancam mati.

Untuk mengatasi tanaman cabai yang layu, Anda harus mencari penyebabnya terlebih dahulu. Jika penyebabnya karena tanaman kekurangan air, maka Anda harus lebih rutin menyirami tanaman cabai. Sebaliknya, jika tanaman kebanyakan air, maka kurangi intensitas menyirami tanaman. Jika penyebab layu karena tanaman terlalu sering terpanggang matahari, Anda bisa memindahkan tanaman ke area yang lebih teduh.

Atau memasang atap jaring untuk mencegah paparan sinar matahari menyerang terlalu panas. Nah jika layunya cabai terjadi karena serangan jamur, Anda harus mengosongkan lahan yang ada untuk beberapa waktu. Dari laman Gardening Know How, tanah yang sudah terkena jamur ini tak sehat untuk dijadikan media tumbuh tanaman. Paparan jamur masih bisa berada di sana hingga berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun lamanya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *