Tips Tidur Nyenyak untuk Para Lansia

Tips Tidur Nyenyak untuk Para Lansia – Penuaan bisa mempengaruhi kualitas tidur. Semakin menua menuju lansia, kebanyakan orang akan semakin susah mendapatkan tidur yang nyenyak. Orang di atas 50 tahun akan mulai mengalami berbagai gangguan tidur. Dan orang di atas 65 tahun, bisa dipastikan jarang memiliki kualitas tidur nyenyak yang bisa menyuport kesehatan tubuh.

Melansir dari Sleep Foundation, kualitas tidur yang jelek di usia lansia ini sangat bisa mempengaruhi kualitas hidup seseorang di masa tuanya. Menurunnya kualitas tidur pada lansia ini berhubungan erat dengan Suprachiasmatic Nucleus (SCN), bagian di dalam hipotalamus yang mengatur jam tubuh. SCN ini mengatur sistem sirkadian selama 24 jam penuh.

Sistem sirkadian adalah proses alami yang mengatur siklus tidur-bangun tubuh, kapan tubuh lapar, dan kapan tubuh mengeluarkan hormon tertentu. Nah ketika tubuh menua, maka akan menua juga SCN mereka. Kemunduran kinerja SCN bisa sangat menganggu pengaturan jam tidur lansia. Perubahan atau penurunan dalam produksi hormon, yaitu kortisol dan melatonin, juga merupakan salah satu faktor susah tidur pada lansia.

Hormon melatonin sendiri bertugas merespon gelap atau kurang cahaya sebagai faktor yang bisa memicu kantuk. Ketika produksi melatonin melemah, maka respon terhadap cahaya pun semakin berkurang. Ketika proses penuaan tak bisa dihindari dan dilawan, maka lakukan beberapa tips agar usia lansia tetap bisa mendapatkan kualitas tidur yang cukup bagus. Berikut ini tips untuk mendapatkan tidur nyenyak bagi para lansia, seperti dilansir dari BBC:

  1. Usahakan selalu bangun pagi di jam yang sama. Hal ini untuk mendisiplinkan tubuh memiliki waktu tidur teratur.
  2. Berjemur setiap pagi. Rutinitas ini bisa membuat proses penuaan tak berjalan terlalu cepat.
  3. Hindari alkohol karena alkohol bisa menganggu kualitas tidur. Baca juga: Tips Sehat Menyesap Kopi untuk Usia 50 Tahun ke Atas
  4. Makan malam tiga jam sebelum waktu tidur. Jika terlalu dekat, perut yang belum selesai memproses makanan bisa membuat tidur jadi tak nyenyak.
  5. Gunakan kaus kaki untuk menghangatkan kaki dan memberi kenyamanan. Usahakan selalu menyetel suhu kamar di suhu yang sama setiap hari.
  6. Hindari pertengkaran sebelum berangkat tidur.
  7. Hindari mengonsumsi kopi semenjak sore hingga malam. Pada lansia, kafein bisa menetap lebih lama di aliran darah sehingga menganggu siklus tidur.
  8. Jika tak bisa meninggalkan rutinitas kopi sore, maka pilihlah kopi decaf atau kopi tanpa kandungan kafein.

Delapan tips di atas bisa mempermudah lansia mendapatkan kualitas tidur yang cukup. Jika insomnia tak bisa ditangani dengan cara-cara di atas, maka segera lakukan konsultasi kepada medis.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *